Lingkup green architecture yang lebih sempit adalah green building. Green building (bangunan hijau) didefinisikan sebagai bangunan yang meminimalkan dampak lingkungan melalui konservasi sumber daya dan memberikan kontribusi kesehatan bagi penghuninya.
Our Blog
Green Architecture
Green architecture dan green building, kedua hal
tersebut memiliki dua pengertian yang berbeda walaupun masih dalam satu tujuan. Green di sini tidak diartikan sebagai
lingkungan terbangun yang serba hijau, tapi lebih menekankan kepada keselarasan
dengan lingkungan global, yaitu udara, air, tanah dan api.
Definisi green architecture (arsitektur hijau) adalah sebuah kesadaran lingkungan arsitektur yang tidak
hanya memasukkan aspek utama arsitektur (kuat, fungsi, nyaman, rendah biaya,
estetika), namun juga memasukkan aspek lingkungan dari sebuah green buildings yaitu efisiensi energi, konsep keberlanjutan dan pendekatan secara menyeluruh
terhadap lingkungan.
Lingkup green architecture yang lebih sempit adalah green building. Green building (bangunan hijau) didefinisikan sebagai bangunan yang meminimalkan dampak lingkungan melalui konservasi sumber daya dan memberikan kontribusi kesehatan bagi penghuninya.
Salah satu contoh green building adalah gedung santos palace yang terletak di Bisbane QLD, Australia. Bangunan setinggi 30 lantai ini mempunyai loby yang ramah pengunjung. Disediakan juga beberapa fasilitas untuk mendukung aktivitas publik.
Bangunan Santo Place menggunakan smart-glass technology untuk kenyamanan thermal dan pemasukan sinar matahari dari luar. Bangunan ini juga memakai sistem sensor pada lampunya. jadi ketika tidak ada orang, lampu akan otomatis mati. Selain itu, bangunan ini juga mendur ulang kembali air bekas dan menampung air hujan agar dapat dipakai kembali.
sumber : https://www.archdaily.com/66763/santos-place-donovan-hill
http://qotadahamran.blogspot.co.id/2014/10/green-building.html
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



No comments:
Post a Comment